Lima SMK di Kabupaten Tegal Bersinergi, Perkuat Literasi, Digitalisasi Pembelajaran, SPMI, dan Kebijakan BOSP Kinerja
Lima SMK di Kabupaten Tegal Bersinergi, Perkuat Literasi, Digitalisasi Pembelajaran, SPMI, dan Kebijakan BOSP Kinerja
Kegiatan 🔥 BARU

Lima SMK di Kabupaten Tegal Bersinergi, Perkuat Literasi, Digitalisasi Pembelajaran, SPMI, dan Kebijakan BOSP Kinerja

•
•
47
•
2 menit baca
Bagikan Artikel

Artikel ini membahas: Slawi, 30 September 2026 — Upaya memperkuat kualitas pembelajaran dan tata kelola pendidikan terus dilakukan melalui kolaborasi serta berbagi praktik...

Slawi, 30 September 2026 — Upaya memperkuat kualitas pembelajaran dan tata kelola pendidikan terus dilakukan melalui kolaborasi serta berbagi praktik baik antarsatuan pendidikan. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan

Pengimbasan Literasi dan Numerasi, Digitalisasi Pembelajaran, Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), serta Kebijakan BOSP Kinerja yang melibatkan lima satuan pendidikan SMK di Kabupaten Tegal.

Kegiatan tersebut melibatkan SMK NU 1 Adiwerna, SMK NU 1 Islamiyah Kramat, SMK Ma'arif NU Suradadi, SMK NU Entrepreneur 01 Lebaksiu, dan SMK Nurul Ulum Lebaksiu.

Pengimbasan menjadi ruang bagi para pendidik dan pengelola satuan pendidikan untuk saling berbagi wawasan dan praktik baik mengenai sejumlah aspek penting dalam pengembangan mutu pendidikan. Materi yang dibahas meliputi literasi dan numerasi, digitalisasi pembelajaran, SPMI, serta Kebijakan BOSP Kinerja.

Pada aspek literasi dan numerasi, peserta mendapatkan penguatan mengenai pentingnya kemampuan memahami informasi, berpikir logis, serta menerapkan pengetahuan dalam berbagai konteks pembelajaran.

Sementara itu, digitalisasi pembelajaran menjadi bagian penting dalam mendorong pemanfaatan teknologi secara tepat untuk mendukung proses pembelajaran. Para pendidik diharapkan semakin mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan menggunakannya sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Materi SPMI turut memberikan penguatan mengenai pentingnya budaya mutu di lingkungan satuan pendidikan. Melalui penjaminan mutu internal, sekolah dapat melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan berdasarkan kebutuhan serta kondisi masing-masing satuan pendidikan.

Selain itu, peserta juga mendapatkan penguatan mengenai Kebijakan BOSP Kinerja sebagai bagian dari pembahasan terkait kebijakan dan dukungan pembiayaan pendidikan yang diarahkan untuk mendukung peningkatan mutu dan pencapaian kinerja satuan pendidikan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat kolaborasi antarsekolah melalui pertukaran pengalaman dan praktik baik. Dengan adanya pengimbasan, berbagai pengetahuan yang diperoleh dapat dikembangkan dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun komitmen bersama untuk terus meningkatkan kompetensi pendidik, kualitas pembelajaran, pemanfaatan teknologi, serta budaya mutu di lingkungan sekolah.
Kategori: Kegiatan
Terakhir diperbarui: 30 Sep 2026, 15:12

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!